Rabu, 29 April 2015

Tetes Air Mata Sendu atas Kematian Syaikhuna Al-Allamah Muhammad bin Abdil Wahhab Al-Wushoby -rohimahulloh-

(Rabu, 10 Rojab 1436 H / 29 April 2015)



Duka cita menyeruak hati
      Di kala berita kematian seorang alim sunni
Mengagetkan setiap pencinta sunnah
          Demikian duka tak terkira
Menyelimuti bumi yang fana ini
      Banyak orang silang pendapat
tentang kematian Syaikhuna Al-Allamah
          Muhammad bin Abdil Wahhab Al-Wuhshoby
Seorang alim mujahid di Negeri Yaman
Pencinta Sunnah tidaklah mengira
Jika Allah memanggilnya secepat itu
Itulah ajal yang tak dinyana
Nafasmu seakan masih menyertai kami
          Tidak ada hari usai musibah,
kecuali namamu harum di lisan manusia
          Amalmu tiada hentinya,
bagaikan sungai mengalir deras
          Karya tulismu dan nasehatmu
tak akan mungkin terlupakan
          Tidaklah aku mengerti sunnah dan ilmu
seperti apa yang aku rasakan,
          Melainkan atas jasamu
Semoga Allah membalas jasamu,
Wahai Guru kami, kecintaan kami
adakah asa tuk berjumpa dengan dirimu
Aku berharap kepada Yang Kuasa
agar aku menjadi pendamping dirimu
          bersama manusia yang termulia
di dalam surga yang abadi
          Seakan aku tak percaya
dengan berita duka dari Negeri Yaman
          Bumi ilmu, negeri Syaikhuna
Tak ada yang gembira atas kematianmu,
          selain para pembenci sunnah dan kebenaran
kulepas dirimu dengan penuh keridhoan
          walau aku tak kuasa
Menahan tetesan air mata sendu
          S'moga saja Allah Yang Pengasih lagi Penyayang
Memberimu tempat yang mulia,
          sebagaimana dahulu saat di dunia



0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda