Rabu, 02 Maret 2016

Kematian Syekh Abdurrohman Al Adny Menyingkap Sebuah Hakekat Kebatilan Manhaj Luqman yang Seenaknya Men-tahdzir dan Melecehkan Beliau

Kematian Syekh Abdurrohman Al Adny Menyingkap Sebuah Hakekat Kebatilan Manhaj Luqman yang Seenaknya Men-tahdzir dan Melecehkan Beliau

Kebatilan Luqman ba 'Abduh,cs (Luqmaniyun) smakin tampak dg kematian Syekh AbdurRohman Al Adny, dimana mrk dahulu mati-matian menggelari beliau "mughoffal" (org dungu), sbagaimana anda bisa tengok dlm situs andalan mrk dlm menyebar pemikiran sesat mrk.

Sebagai contoh kotornya mulut mrk dlm menggelari & melecehkan Syekh AbdurRohman –rohimahulloh- dengan "mughoffal" (dungu), coba anda buka judul ini dlm situs mrk ini : http://tukpencarialhaq.com/2014/11/23/jeritan-ahlussunnah-di-fiyusy-02-menyumbat-mulut-kotor-kadzdzabun-mlm-yang-menari-nari-di-atas-penderitaan-para-ghuroba-dari-berbagai-negara-yang-sedang-diteror-oleh-si-lalim-mughoffal-abdurrahman/

Bahkan kalau dipahami dr manhaj Luqman bhw siapa yg membela ahli bid'ah (mubtadi'), seperti Syekh Al Imam, maka ia juga ahli bid'ah.


Sejak Meninggalnya Syekh, banyak brdatangan pujian dan ta'ziyah (belasungkawa) dr para ulama sunnah. Ini menepis smua tuduh keji dan pelecehan Luqman ba Abduh kpd Syekh AbdurRohman.

Sekarang kita lihat di bawah ini sebuah status FB kawan kami, menurunkan berita ta'ziyah Syekh Muhammad bin Hadi atas Syekh Abdurrohman -rohimahulloh-, berisi pujian bg beliau.

Coba Luqmaniyun mikir dikit aja. Apa kata Syekh Muhammad Iben Hadi? Beliau bilang gini : "Syaikh Abdurrahman adalah sebaik - sebaik guru dan kami tidaklah mengetahui tentangnya melainkan sebagai pengajar Sunnah dan yang menyebarkannya serta membelanya."

Pertanyaan bagi Luqmaniyun: Adakah seorg dungu (mughoffal) mengajarkan sunnah dg sebaik-baiknya sampai Syekh Muhammad Iben Hadi memujinya akan hal itu?!

Adakah ahli bid'ah menyebarkan sunnah dan membelanya, sampai sampai Syekh Muhammad Iben Hadi memujinya akan hal itu?!

Maka ada baiknya jika kami rilis dlm blog ini, status kawan kami tsb tadi, sebagai berikut :

Sebagai tambahan diantara MASYAIKH KIBAR yang memberikan ta'ziyah kepada Asy Syaikh Abdurrohman bin Mar'ie Al'Adany Rohimahullahu rohmatan wasi'ah wa ghofaro lahu 

____________________
تعزية الشيخ العلامة محمد بن هادي المدخلي
اتصل بي شيخنا ووالدنا العلامة محمد بن هادي يتأكد عن تفاصيل الخبر ويعزينا في الشيخ فقال: رحمه الله رحمه واسعه كان نعم المعلم وماعرفنا عنه الا تعليم السنة ونشرها والذب عن حياضيها والله ان موته لطعن في قلوبنا ووغز في عيوننا... مات على الخير والسنة وما عندالله له خير مما عندنا

واثنى عليه كثيرا وامرني بالصبر والاحتساب وكل مامات منا احد خلفه غيره فلا يظنوا أن موته سيطفئ نور السنة في منطقته بل(( إذا مات منا سيد قام سيد))
وقرأ قوله تعالى :
(
وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ)
والشيخ عبدالرحمن قد سار على هذا وبذل وجاهد نحسبه والله حسيبه.
واعتذرت له عن انقطاعي فتره لمرض حل بي فقال والله لو علمت لزرتك وهذا واجب علينا فقلت له انت والدنا فقال وهذا من واجب الوالد على ولده
أبو أسامة ربيع المقالح
المدينة النبوي
Ta'ziah Asy Syaikh Al'allaamah Muhammad Ibn Haady Almadkhaly
Telah menelponku Syaik kita dan orang tua kita Al'allamah Muhammad Ibn Haady , memastikan tentang rincian berita dan meyampaikan belasungkawa kepada kami atas kematian Asy Syaikh Al'adany , dengan mengatakan : rahimahullah , rahimahullah waasi'ahu .
Syaikh Abdurrahman adalah sebaik - sebaik guru dan kami tidaklah mengetahui tentangnya melainkan sebagai pengajar Sunnah dan yang menyebarkannya serta membelanya .
Dan demi Allah sesungguhnya kematiannya benar - benar menusuk hati - hati kami dan membuat kami merasa kehilangan ...dia telah waafat diatas kebaikan dan Sunnah dan segala yang ada disisi Allah lebih baik baginya daripada apa yang ada disisi kita . kemudian Syaikh Muhammad banyak memujinya serta menyuruhku untuk bersabar dan mengharapkan pahala . lalu setiap kematian dari kita akan ada seseorang yang akan menggantikan sebagai penerusnya maka janganlah mengira bahwa kematiannya akan memadamkan cahaya Sunnah di wilayahnya akantetapi (( apabila telah wafat seorang pemimpin dari kita maka akan bangkit pemimpin berikutnya ))
Dan beliau membaca firman Allah Ta'aala :
( dan barangsiapa yang berjuang sungguh - sungguh maka hanya saja sesungguhnya dia berjuang untuk dirinya sendiri, sesungguhnya Allah benar - benar Maha kaya tidak butuh terhadap sekalian alam )
Dan Syaikh Abdurrahman sungguh telah melalui ini dan telah mengerahkan upaya dan berjuang sungguh - sungguh , demikian kita menganggapnya dan Allah lah yang memenuhinya .
Kemudian saya minta maaf kepada beliau karena terputusnya komunikasi beberapa masa disebabkan sakit yang ku alami sehingga beliau mengatakan Demi Allah kalaulah aku tahu tentu aku akan menziarahimu dan ini kewajiban bagi kami maka aku katakan kepada beliau , engkau adalah orang tua kami , beliaupun menjawab mengatakan , dan ini diantara kewajiban orang tua atas anaknya .
Abu Usamah Rabee' almaqaaleh
Madinah Nabawiyyah
🇲🇨 Multaqa Salafy Indonesia - Tas. Riau
Pent. Muhammad RizQ


3 Komentar:

Pada 4 Maret 2016 04.12 , Anonymous Anonim mengatakan...

Alhamdulillah, ternyata kebenaran sangat jelas bagi yg memiliki hati.

 
Pada 4 Maret 2016 04.21 , Anonymous Anonim mengatakan...

Penyimpangan yg mengerikan pada ust luqman dkk adalah mengenai surat taubat, lalu taubat tersebut baru diterima jika disetujui oleh mereka. Apakah mereka lupa bahwa penerima taubat adalah kekhususan Allah?
Bukankah hal ini adalah perkara yg mengantar pd kesyirikan?

 
Pada 6 Maret 2016 19.24 , Anonymous Anonim mengatakan...

Seandainya ust luqman dkk mengikuti ulama, maka mereka akan ikut memuji syekh abdurahman rahimahullah, namun saya tidak mengetahui ada di antara mereka yg memuji beliau sebagaimana sikap ulama sunnah.

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda