Jumat, 12 Mei 2017

Hani bin Buroik ("Pahlawan" Tercinta Luqmaniyyun) Kini Melakukan Pemberontakan kepada Pemerintah Syar'i Abdu Robbih Manshur Hadi



Hani bin Buroik ("Pahlawan" Tercinta Luqmaniyyun) Kini Melakukan Pemberontakan kepada Pemerintah Syar'i Abdu Robbih Manshur Hadi

Jauh hari sebelum munculnya belang si Hani bin Buroik, para salafiyyun –terkhusus ulama Yaman dan lainnya- telah memberikan peringatan (tahdzir) akan gelagat aneh orang ini.

Ia mulai dicurigai sebagai dasis (penyusup) di kalangan salafiyyin sejak ia berkumpul dan bareng dakwah bersama jum'iyyah tahfizh Syaruroh milik hizbiyyin.

Sejak saat itu, ulama memberikan nasihat kpd salafiyyin agar berhati2 dgn org ini, krn telah tampak padanya tanda-tanda sbg seorg hizbi, melalui pertemanannya dg para hizbiyyin.

Iben Mubarok –rohimahulloh- brkata :
وقال ابن المبارك: من خفيت علينا بدعته لم تخف علينا ألفته.
"Barangsiapa yg samar bid'ahnya bg kami, maka tdk akan samar bg kami keakrabannya (brsama dengan ahli bid'ah, pent-)."



Mu'adz Iben Mu'adz –rohimahulloh- brkata :
قلت ليحيى بن سعيد: يا أبا سعيد الرجل وإن كتم رأيه لم يخف ذاك في ابنه ولا صديقه ولا في جليسه.
"Aku katakan kpd Yahya Iben Sa'id : "Wahai Abu Sa'id. Seseorg walau ia menyembunyikn pemikirannya, namun hal itu tdk akan tersembunyi pada anaknya, sahabat dan teman duduknya."

Al Gholaby –rohimahulloh- brkata,
كان يقال: يتكاتم أهل الأهواء كل شيء إلا التآلف والصحبة.
"Dulu dikatakn : "Ahlul ahwa' (yakni, ahli bid'ah) berusaha menyembunyikn segala sesuatu, kecuali keakrabn dan persahabatn (antara mereka sesama ahli bid'ah, -pent.)."

Iben 'Aun –rohimahulloh- brkata,
من يجالس أهل البدع أشد علينا من أهل البدع.
"Org yg duduk2 brsama ahli bid'ah lebih berbahaya bg kami dibanding ahli bid'ah."


Atsar2 ini disebutkn oleh Iben Baththoh dalam Al Ibanah Al Kubro. Semuanya menunjukkan kpd anda bahwa bagaimana pun seseorg –trmasuk Hani Buroik- menyembunyikn manhaj dan pemikirannya yg khobits (busuk), maka pasti tampak bg manusia dari gaya prtemanan dan keakrabannya dg para hizbi!

Jika urusan manhaj Hani bin Burek dulu samar bg Luqmaniyyun dan para pembelanya, ketahuilah bhw ahlussunnah –utamanya ulama Yaman- tidaklah samar bg mrk akan urusan manhaj Hani yg mutalawwin (bermuka dua) : di depan Syekh Robi' dan Ubaid Al Hamdany Al Jabiry datang dengan wajah ahlussunnah, dan jika datang ke depan para hizbiyyin, maka ia datang dg wajah hizbi. Laa haula walaa quwwata illa billah. Nas'alullohal afiyah wassalamah minal fitan wa ahliha!

Namun ketahuilah bhw kesamaran sikap dan manhaj, kini –perlahan tapi pasti- mulai muncul dan tampak, laksana matahari yg terbit perlahan sampai ke puncaknya di siang hari yg bolong!

Setelah ia menampakkan diri brjalan brsama para hizbi Syaruroh, lalu diikuti tampilnya ia sbg menteri dlm kabinet demokrasi, kini ia menampilkn perlawanan dan pemberontakannya di depan pemimpin resmi dan syar'i negeri Yaman Abdur Robbih Manshur setelah ia dipreteli dr jabatannya sbg menteri brsama Al Idrus Az Zabidy yg merupakn mantan Gubernur Aden (yaman selatan), sebagaimana yg dilansir oleh CNN https://arabic.cnn.com/middle-east/2017/05/12/southern-yemen-uae-ksa

Berita di atas telah disiarkn secara serentak oleh koran2 Timur Tengah!

Setelah dipecat dr jabatannya, Hani dan Al Idrus melakukan demonstrasi yg amat dilarang dlm Islam, sebagaimana yg trlihat jelas dlm cuitan Twitter Hani dalam akun resminya https://twitter.com/HaniBinbrek/status/860214387247915009

Masih adakah yg trsisa baginya dr nama ahlussunnah? Kini ia menjadi seorg pemberontak melawan pemerintah resmi Yaman!

Kenyataan pahit ini kembali mengingatkn kita bahwa tazkiyah Syekh Robi kpdnya bukanlah kebenaran muthlaq yang tidak mgk salah.

Hal ini perlu kiranya kami ingatkn sebab sebagian org kadang brsikap ghuluw kpd Syekh Robi dalam menerima smua fatwa beliau dlm men-tazkiyah seseorg atau men-jarh seseorg.

Kami bukanlah mencela Syekh, tp kami ingin meluruskn pemikiran salah pd sbagian teman2 yg kadang menempatkn beliau melebihi kedudukannya sbg ulama yg mgk benar, dan mgk pula salah.

Menyatakn seseorg benar, hrs dg bayyinah (bukti), sbagaimana menyatakn seseorg keliru juga hrs di atas bayyinahh!

Saya ambilkn sebuah kasus dimana syekh Robi keliru dlm menghukumi dan menjarh, yakni kasus yg menimpa Ustadzuna Dzulqornain Muhammad Sunusi, yg difatwa sebagai mutalawwin, la'ab dan yamsyi ala thoriqotil halaby.

Fatwa beliau ini jelas tdk di atas bayyinah! Sebab, sampai hr ini bukti dan argumen ttg hal itu masih mencuat ke permukaan alias nihil. Sampai Ust. Dzul yg divonis saat meminta bukti akan hal itu kpd beliau, maka Syekh tdk mau menjawab sampai Luqman, cs. ada di sisinya, sebab merekalah menjadi pelapor dlm kasus tsb.

Sementara laporan mrk penuh dg kedustaan tentunya!! Sebagaimana yg kalian tahu dr kasus Ponpes Al Madinah Solo yg prnah dilaporkn kpd Syekh saat itu dalam rangkaian laporan2 dusta mrk demi menjatuhkn Ust. Dzul di hadapan Syekh!!

Tapi bagaimana pun kita berusaha merendahkn "bintang" dg menginjak-injak bayangannya di bumi, namun ia akan tetap berada di atas!

Kasus sebaliknya dimana fatwa dan tazkiyah kpd seseorg tidaklah muthlaq adalah kasus Hani Iben Buroik yg kini lg brmasalah dg pemimpin negara mrk sendiri.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda