Rabu, 13 September 2017

Kekerdilan Akal Luqman ba Abduh dalam Menilai Ustadz Dzulqornain ((Bantahan Selebaran yang Berjudul “TRANSKRIP SYUBHAT: "BUKANKAH DZULQORNAIN MASIH MENDAPAT REKOMENDASI DARI SYAIKH FAUZAN & SYAIKH WASIYULLOH 'ABBAS ?"”)) '



Kekerdilan Akal Luqman ba Abduh dalam Menilai Ustadz Dzulqornain
((Bantahan Selebaran yang Berjudul  “TRANSKRIP  SYUBHAT: "BUKANKAH DZULQORNAIN MASIH MENDAPAT REKOMENDASI DARI SYAIKH FAUZAN & SYAIKH WASIYULLOH 'ABBAS ?"”))
'
Ini merupakan tulisan yang di-transkrip oleh sorg Luqmaniyun dr soal-jawab yang disampaikan oleh: Al-Ustadz Luqman bin Muhammad Ba'abduh - هداه الله -

Tulisan transkrip audio tanya-jawab tsb perlu kami tanggapi dan sanggah, krn sering kali orang-orang yang pendek dan kerdil akalnya memegang ucapan Luqman ba ABduh –hadahulloh-.

Berikut isi transkrip dan sanggahannya :


📬 Soal : Tolong berikan nasehat untuk kami salafiyyin yang ada di Ambon,  terkait masalah fitnah MLM ataupun fitnah yang lainnya ataupun dalam perkara-perkara yang terkait dengan da'wah ?
🔑Jawab : Ana fikir fitnah MLM Dzulqornain dan yang bersamanya sudah selesai dalam pengertian sudah jelas perkaranya.

Sanggahan :

Saya pikir tugas Luqman ba Abduh dalam menjelaskan penyimpangan Ust. Dzulqornain –hafizohulloh- belum selesai sampai sekarang.

Sejak munculnya fatwa Syekh Robi’ yang keliru ttg diri Akhuna Dzulqornain sampai hari ini belum jelas, dan Luqman sampai hari ini sebagai pelapor belum berani mengeluarkan data-data dusta yg mereka laporkan ke SYekh Robi’ sampai beliau marah kpd Akhuna Ust. Dzul.

Serapi-rapinya Luqman menyembunyikan bangkai-bangkai data dusta tsb, namun dg izin Alloh bangkai itu akhirnya trlihat sebagiannya saat tersebar laporan dan data dusta mrk ttg Ponpes Al Madinah Solo.

Sungguh ngeri dan busuknya bangkai data dusta tsb dlm menjatuhkan Al Madinah dan para pengelolanya, dimana Luqman menyampaikan data dusta yg tdk ada pada Al Madinah Solo!

Luqman Ba ‘Abduh –هداه الله- berkata :
✅Syaikhuna Rabi, حفظه الله sudah berbicara,  bertahun-tahun Asaatidzah menahan diri menunggu fatwa dari Masyayikh,
✅ Syaikhuna Ubaid حفظه الله juga sudah berbicara,
✅ Syaikhuna Muhammad bin Hadi حفظه الله juga telah berbicara,
✅ Syaikhuna Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhary حفظه الله juga demikian.

Sanggahan :
1)    Berapa tahun anda menasihati Ust. Dzul? Ketemu saja takut!

2)    Para masyayekh bertahun2 melalui masa, tapi tidak men-tahdzir Ust. Dzulqornain, sampai kalian datang membawa berita dusta dan palsu ttg diri saudara antum yg bernama Ust. Dzul, berita-berita yg membuat para masyayekh marah kpd beliau.


3)    Sebenarnya yg berkomentar dlm hal ini hanya satu Syekh saja (yaitu, SYekh Robi), krn beliau yg paling disegani. Yang lainnya hanya dengar Syekh Robi’ sj, atau dikirimi berita2 dusta tsb, shingga hasilnya sama, yakni menganggap Ust. Dzul menyimpang! Padahal tidaklah demikian!!


Luqman ba Abduh Berkata lg :
“☝Maka saya nasehatkan kepada Salafiyyin, "Tinggalkan orang ini dan yang bersamanya, jauhi majelis-majelisnya,  jauhi media-medianya, sibukkan dengan ilmu, sibukkan dengan da'wah.”
💉 Dari berbagai syubhat yang sampai kepada kami dari orang-orang yang membela Dzulqornain,  saya tidak mendapatinya kecuali syubhat-syubhat yang menandakan kepada : "Kalau bukan Kejahilan maka Kesombongan".

Sanggahan :
(1) Atas dasar apa antum menyuruh umat menjauhi beliau wahai Ba Abduh! Antum saja belum mampu menjelaskan penyimpangan beliau, kecuali hanya bersandar kpd fatwa Syekh Robi’ yg didasari oleh berita dusta kalian!

(2) Justru dakwah antum –wahai Luqman- yg harus dijauhi dan diwaspadai! Pernahkan antum bertobat dr dosa-dosa besarmu semasa Laskar Jihad (LJ), sampai antum digelari oleh Syekh Robi’ sbg PENYUSUP DAKWAH! Sungguh aku tdk pernah mendengarkan sepatah-dua kata akan tobatmu dr penyimpangan manhaji khoriji semasa LJ. Semoga Allah menyingkapnya agar umat melihat kejahatanmu.

(3) Antum memerintahkan manusia untuk menjauhi majelis2 Ust. Dzul yg sarat dg ilmu?! Justru majelis2 antum perlu dan wajib dijauhi, sebab tidak ada pengajaran ilmu di dalamnya, melalinkan qila wa qola, fitnah, kedustaan, dan sybhat demi syubhat berbalut “MANHAJ”. Lantas manhaj apa yg antum ajarkan, sementara antum tidak teranggap murid yg diakui di sisi Syekh Muqbil bin Hadi Al Wadi’iy, semasa antum belajar di Dammaj. Sungguh banyak catatan hitam dan kelam bagi dirimu di sisi Syekh Muqbil, sampai engkau dicoret! Lantas antum yang tercoret, pulang ke Indonesia bagaikan murid Syekh yg trpandai. Adakah murid trpandai dicoret? Black List for you

Luqman brkata :
📌 Kejahilan dia termakan syubhat semisal, "Bukankah Dzulqornain masih direkomendasi oleh asy-Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله ?
'
◾Ini saya melihat dia jahil tentang Kaidah-kaidah agama. Kalau alasannya bahwa Dzulqornain masih direkomendasi oleh Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله atau mungkin ada yang lainnya Wasiyulloh 'Abbas,
Perlu Anda juga berlaku adil : Zakir Naik seorang da'i Ikhwani, pemikiran Ikhwani dari negeri India,  seorang kristolog, juga direkomendasi oleh Wasiyulloh 'Abbas,  berarti konsekwensinya, "kan selama masih ada yang merekomendasi ya kita terima".
'
👎 Zakir Naik seorang yang mengatakan bahwa, " Saya tahu ada seribu perkara di alam semesta ini yang Allah عزوجل tidak mampu melakukannya",  jangankan seribu,  satu saja, ada satu masalah di alam ini yang Allah عزوجل tidak mampu melakukannya", ini adalah : "ucapan Kufur",  sekali lagi :" ini adalah ucapan Kufur", bagaimana dengan seribu masalah ?
'
👎🏾 Zakir Naik, orang yang mengatakan bahwa, "Ketika dia hendak menegakkan hujjah kepada orang-orang hindu, dalam dialognya dia mengatakan :
'
"Brahma itu artinya Pencipta,  yang menciptakan alam semesta,  sementara Robb kami Allah عزوجل juga sebagai pencipta Al-Khaliq,  maka kami umat Islam tidak keberatan untuk dinamakan Tuhan kami dengan nama Allah عزوجل Al-Khaliq atau Brahma, hanya saja kami umat Islam tidak rela kalau Brahma yang dimaksud adalah yang memiliki kepala empat seperti yang diyakini oleh umat Hindu".
'
"Whisnu artinya pengatur alam semesta, Allah Tuhan kami juga mengatur alam semesta,  kami umat Islam tidak keberatan Tuhan kami Allah di beri nama Whisnu".

Sanggahan :
((1)) Kekerdilan akal Luqman amat tampak saat menyamakan dan meng-qiyas-kan antara Ustadz Dzulqornain –hafizohulloh- dg Zakir Naik. Ini adalah qiyas bathil!!

Antara dua orang ini jelas beda. Ustadz Dzulqornain dikenal sbg penuntut ilmu syar’i salafi yang telah belajar kpd ulama Sunnah di Yaman dan Saudi Arabia. Sedang Zakir adalah seorang dokter yg punya semangat mendakwahkan Islam sesuai kadar pengetahuannya. Adapun manhajnya, kita belum tahu secara persis, dan juga belajarnya dimana juga kita tidak tahu.

((2)) Adapun Syekh Washiyyulloh memuji beliau (kalau memang benar memuji Zakir), mgk beliau menilai secara umum saja sesuai tingkat pengetahuan beliau ttg Zakir Naik.

((3)) Jika Syaikh Washiyyulloh keliru dlm menilai, yah wajarlah, dan itu tidk menjatuhkan martabat beliau, sebagaimana layaknya Syekh Robi juga salah menilai Ust. Dzulqornain, disebabkan info dan data dusta yg kalian sampaikan –wahai Luqman-.

Kemudian Luqman kembali menguatkan argument batilnya dan berkata :
💧Kalau ada yang mengatakan, "La ia mungkin Syaikh Wasiyulloh 'Abbas tidak tahu masalah itu",
~  ya sama saja,  mungkin saja Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله tidak tahu tentang hakikatnya Dzulqornain yang telah :
🔎 di ketahui oleh Syaikh Robi' حفظه الله
🔎 di ketahui oleh Syaikh 'Ubaid حفظه الله
🔎 dan Syaikh Muhammad bin Hadi حفظه الله
Kenapa anda bisa bersikap ilmiyah yang ini, yang pertama tidak bisa...???
Sanggahan :

[1] Antara Syekh Washiyyuolloh dg Syekh Al Fauzan, jelas beda akhi! Syekh Washiyyulloh jauh dari Zakir Naik, dan dan juga Zakir nggak pernah belajar kpd Syekh Washiyyulloh. Beda halnya dg Syek Al Fawzan. Beliau amat kenal dg Ust. Dzulqornain, sebab Ust. Dzulqornaian belakangan ini sering ke Saudi untuk belajar kpd masyayekh Riyadh dan secara khusus kpd Syekh Al Fawzan. Syekh Al Fawzan juga tahu bahwa ust. Dzul adalah murid dr Syekh Muqbil –rohimahulloh- di Yaman, Syekh An Najmy dan Zaid Al Madkholy di Jizan, Syekh Al Abbad di Madinah Nabawiyah, dll dr guru beliau dr kalangan ahlussunnah. Bahkan dulu rajin ke majelis Syekh Robi’, sebelum difitnah oleh Ba Abduh –hadahulloh-.

[2] Pengetahuan Syekh Robi’ dan masyayekh yg disebutkan oleh Luqman, belakangan ini, merupakan pengetahuan yang sudah dikotori oleh data2 dan laporan dusta Luqman.

Luqman untuk ketiga kalinya berusaha menguatkan argument rapuhnya, sambil brkata :
💥 Ihyaut Turots sebuah Yayasan di atas manhaj Khawarij,  di akui bahkan oleh Abdullah Zain ketika duduk berdialog dengan saya dikediaman dia di pondok pesantrennya dan di pondok pesantren kami,  melalui berbagai data yang saya sampaikan,  ia pun mengakui bahwa Ihyaut Turots berada di atas manhaj Khawarij.
🔵 Kalau anda berjalan diatas kaidah pertama, "bahwa Dzulqornain masih ada yang merekomendasinya,"   ketahuilah bahwa, "Ihya u Turots mendapatkan rekomendasi :
📈 dari Syaikh bin Baz رحمه الله
📈 dari Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله
📈 dari Syaikh Abdul Muhsin al-'Abbad رحمه الله ,
apakah kemudian, "kalau begitu ya sudah kenapa kita men-tahdzir Ihyaut Turots ?

Sanggahan :
<<1>> Sekali lagi, ini merupakan qiyas dan analogi batil dr Luqman ba abduh, bagaimana ia menyamakan antara dua perkara yang jelas berbeda, sejelas matahari di siang bolong.

<<2>> Jelas beda antara dakwah Ustadz Dzulqornain yang berpijak di atas manhaj salaf dengan dakwah Ihya’ut Turots yang merupakan ormas hizbi.

<<Ketika jelas perbedaan keduanya, maka jelas pula sikap kita akan berbeda dlm menyikapi dua hal itu, sekalipun keduanya mendapatkan rekomendasi dr para ulama yg mu’tabar!

<<Rekomendasi para ulama bagi Ihya’ut Turots bagaimana pun banyaknya, maka smuanya tdk berguna, jika mereka tetap di atas hizbiyah-nya. Adapun Ustadz  Dzulqornain selaku dai salafy-sunni, maka amalannya dlm dakwah yg lurus “membela dan membersihkannya”, sekalipun tidak ada ulama yang merekomendasi beliau.

Nah, bagaimana lg jika para ulama mu’tabar merekomendasi beliau dan dakwahnya?!
Kata Syekh Al Fawzan kpd Ust. Dzul :
عَمَلُكَ يُزَكِّيْكَ
“Perbuatanmu yang akan membersihkan dirimu.”


Luqman ba abduh berusaha sekali lg berusaha menguatkan argument lemahnya dlm menjatuhkan kredibilitas Ust. Dzulqornain –hafizohulloh- di depan mad’u-nya :
“Ali Hasan al-Halaby juga demikian,
tidak demikian kaidah islam

من علمَ حجة على من لم يعلم

"Seorang yang memiliki (data) ilmu tentang suatu perkara,  dia adalah hujjah terhadap yang tidak tau".

Barokallohufikum...

Sanggahan :
((1)) Masak Luqman menyamakan Ustadz Dzul dengan Ali Al Halaby. Ustadz Dzul adalah salafy, sdg Al Halaby menyatakan paham Murji’ah.

((2)) Saya ingin meminta dan menuntut data2 Luqman ba abduh yg ia angkat dan laporkan kepada Syekh Robi ttg diri Ust. Dzul, kalau memang Luqman berani. Tapi saya yakin tidak akan mampu. Sebuah laporan yg urgen untuk diketahui bersama, tapi sang pengecut bernama Luqman, amat takut menjelaskannya, karena takut akan menjadi senjata makan tuan yg akan menguak smua kebusukan makarnya!

((3)) Kalau antum menyatakan bahwa Syekh Robi’ punya data dan ilmu ttg Ust. Dzul, maka ketahuilah smua data itu adalah bermuara dr antum yg penuh dg kedustaan dan tipu daya. Semoga Allah membalas makar dan tipu daya antum. Aamiin…

Selanjutnya Luqman ba abduh brkata lg :
🔴 Ini permasalahannya, ketika misalkan dijelaskan kepada Anda bahwa :
~ Ihyaut Turots adalah adalah Jam'iyyah ( yayasan ) yang mengajarkan atau menyeru kepada pemberontakan kepada penguasanya,
~ Tokoh - tokoh Ihyaut Turots mengkafirkan beberapa pimpinan negara-negara kaum muslimin,
~ Ihyaut Thurots bekerjasama tokoh-tokohnya dengan Syi'ah Khumaini,
terus Anda megatakan, "ia tapi direkomendasi oleh Syaikh Abdul Muhsin al-'Abbad حفظه الله , Syaikh Abdurrozak juga masih datang memenuhi undangan muhadharah atau dauroh mereka".
Masya Allah...barokallohufikum...
 ini contoh Syubhat yang ada.
'
💻 Sumber Audio :
Kajian Ilmiyah Ambon | Sabtu & Ahad, 16-17 Shafar 1437H ~ 28-29 Nopember 2015 M. Link: http://bit.ly/1RjNfeT (Versi Full)

💻 Diambil dari :
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
📟 telegram.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
📶 www.alfawaaid.net

Di transkrip oleh :
Thuwailibul 'Ilmi Syar'i
Mateng ( Mamuju Tengah )

📚 Majmu'ah
 Alhaqqu Ahabbu Ilaina

📟 https://telegram.me/Alhaqquahabbuilaina
~~~~~~~
#manhaj #rudud #syubhat #rekomendasi
#dzulqornain #zakir_naik #mlm #ihyautturots
#mateng
➖➖➖➖➖➖
🅾 IMS / Ikhwah Magelang & Sekitar

Join & ikuti chanel Ma'had Minhajus Sunnah :
https://bit.ly/SyiarIslam
https://tlgrm.me/salafymagelang

Sanggahan :

Sekali lagi, wahai Ba abduh, amat jauh perbedaan antara Ust Dzulqornain yg salafy dengan Ihya’ut Turots yang hizbi.

Lantas makar busuk apakah yang antum lancarkan sampai antum menipu mad’u antum dg qiyas batil seperti ini?!



1 Komentar:

Pada 17 September 2017 16.45 , Anonymous Anonim mengatakan...

Semoga Alläh Ta'ala tunjukkan kepada kita semua, kebenaran yang sama2 kita dambakan itu...

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda