Rabu, 13 September 2017

Kontradiksi & Talawwun Abu Ammar Al Hudzaify dari Ocehan-ocehannya yang Rendah



Kontradiksi & Talawwun Abu Ammar Al Hudzaify
dari Ocehan-ocehannya yang Rendah
(Silsilah Pertama)

Salah satu tokoh yang diagungkan oleh Luqmaniyun (Luqman ba Abduh, cs.) adalah Abu Ammar Ali Al Hudzaify Asy Syarofy.

Orang ini telah banyak memporakporandakan dakwah salafiyah di seluruh dunia dengan bertameng kibar ulama (baca : Syekh Robi’), walaupun dlm waktu yg sama tindak-tanduknya belum tentu diridhoi oleh Syekh Robi’.

Oceh-ocehannya banyak skali bertebaran di medsos. Ia bagaikan wartawan yang mengetahui segala kejadian. Setiap perkembangan dakwah salafiah ia berusaha komentari, khususnya : person-person yg menurutnya menjadi aral dan onak yg menghalangi misinya.

Ia menyangka bahwa banyaknya ocehan adalah kemulian. Justru smua itu adalah celah bg org lain untuk mengeritiknya.

Terkadang Al Hudzaify ini merendahkan masyayekh Yaman dg sesuatu yg asalnya bukan kerendahan bg mereka, namun hakekatnya adalah perendahan bagi Al Hudzaify, krn hal itu menunjukkan akan kurang berakalnya org ini.

Kali ini kami akan menurunkan silsilah berisi contoh dan bukti akan hal itu.

Tatkala Syekh Abdur Rohman bin Mar’i –rohimahulloh- brkata:
(لا شك أنَّ اللهَ سبحانه وتعالى أنقذ أهل البلاد اليمنية حقيقة بتدخل دول التحالف)
“Tdk diragukan lg bhw Allah –subhanahu wa ta’ala- telah menyelamatkn penduduk Yaman secara hakiki dg sebab CAMPUR TANGAN negara-negara koalisi (pimpinan Arab Saudi, pent.)”.

Dengan cerobohnya, Al Hudzaify mengomentari ucapan Syekh Abdur Rohman Al Adeny dengan brkata:

(وقد كنت أظن الشيخ عبد الرحمن موفقًا لكن ظهر لي أنَّ الرجل مخذول نعوذ بالله من الخذلان ، ويسمي جهاد التحالف تدخلًا كما تسميه روسيا وإيران وأتباعهما ، وهذا ليس تدخلًا بل تعاون على البر والتقوى جاء بطريقة شرعية).
المصدر : [نظرة أتباع محمد الإمام للتحالف العربي] صــ 1.
“Sungguh aku menyangka Syekh Abdur Rohman adalah org yg diberi taufiq. Namun tampak bagiku bahwa org ini terlantar (hina) –kita memohon perlindungan kepada Alloh dari kehinaan-
Dia (Syekh Abdur Rohman) menamai “Jihad Koalisi” sbg “CAMPUR TANGAN”, sebagaimana yg dinamai oleh Rusia, Iran dan para pengekornya. Ini bukan CAMPUR TANGAN ! Tapi ta’awun (tolong-menolong) di atas kebajikan & ketakwaan, datang membawa cara syar’i.”
(Sumber : Nazhroh Atba’ Muhammad Al Imam lit Tahalufil Aroby, hlm. 1)

Untuk menjawab ocehan Al Hudzaify, kita ambilkan jawaban dan bantahannya dr ucapannya sendiri agar menjadi senjata makan tuan!

Al Hudzaify lupa kalau ia pernah brkata seperti yg ia ingkari sendiri :

Dengarkan ucapannya berikut ini :
قال علي الحذيفي : (وفي لودر بشرني الأخوة بضرب طيران التحالف على معسكرات القرامطة الحوثيين وحلفائهم ، وهي ما تسمى بعاصفة الحزم التي جاءت مساء الأربعاء 25 مارس ، وعاصفة الحزم تحالف عربي يضم عشر دول عربية تقوده المملكة العربية السعودية يقضي بتدخل التحالف عسكريا ضد الحوثيين ، والهدف منها إعاقة تقدم الحوثيين تجاه مدينة عدن جنوب اليمن ، وكان ذلك بطلب من الرئيس اليمني ، وقد شاركت كل من مصر والمغرب والأردن والسودان والكويت والإمارات العربية المتحدة وقطر والبحرين في العملية)
“Di daerah Lawder, ikhwah mengabarkn kabarkn gembira kepadaku ttg serangan pesawat2 pasukan koalisi atas kamp-kamp Al Qoromithoh Al Hutsiyyin dan para koalisinya.
Serangan itu disebut dg “Ashifatul Hazmi”, yg telah dtg Rabu sore, 25 Maret.
Ashifatul Hazmi adalah koalisi negara-negara Arab yang menghimpun 10 negara arab yg dikomandoi oleh KSA, yang memutuskan untuk melakukan CAMPUR TANGAN MILITER dlm menghadapi Hutsiyin.
Tujuannya untuk mencegah majunya pasukan Hutsiyin ke arah Aden, Yaman Selatan.
Hal itu berdasarkn prmintaan dr presiden Yaman. Ikut serta  Mesir, Maroko, Yordania, Sudan, Kuwait, UEA, Qatar, dan Bahrain dalam aksi itu.

Al Hudzaify brkata lg :
(وفي بيان مشترك لدول مجلس التعاون لدول الخليج العربي -باستثناء سلطنة عمان- قالت : "إن قرار التدخل ضد الحوثيين جاء بناءًا على طلب من الرئيس هادي"
المصدر : [القرامطة يغزون ديارنا]
“Di dalam pernyataan bersama negara2 Majelis At Ta’awun li Duwalil Kholij Al Aroby –selain Oman- menyatakan : “Sungguh keputusan CAMPUR TANGAN melawan Hutsiyin telah datang berdasarkan permintaan dr Presiden Hadi.”
(Sumber Ucapan Hudzify : Al Qoromithoh Yaghzuuna Diyarona)

“Mufti Umum Luqmaniyun” yang bernama Al Hudzaify ini berfatwa bahwa barangsiapa yang menyatakan “Sesungguhnya negara2 koalisi Arab CAMPUR TANGAN di Yaman,” maka ia adalah orang yg hina!

Atas dasar ocehannya yang lucu ini, berarti semua pemimpin negara2 koalisi yg berjumlah 10 negara adalah orang2 hina, krn para pemimpin itu CAMPUR TANGAN di negeri Yaman dlm memerangi kaum Hutsiyin.

Kalau begitu, Presiden Yaman juga masuk dalam kehinaan itu, krn dialah yg meminta para pemimpin negara2 koalisi untuk ikut CAMPUR TANGAN.

Bahkan masuk pula dalam hukum kehinaan itu, Sang Mufti Al-Allamah An Naqid Al Bashir Asy Syekh Abu Ammar Ali Al Hudzaify Asy-Syarofy, sebab ia juga mendukung CAMPUR TANGAN tsb.
Tampaknya penggunaan istilah “CAMPUR TANGAN” untuk aksi militer yang ditegakkan oleh negara2 koalisi dlm menghadapi Hutsiyin di Yaman, ada rincian di sisi para Burekiyin alias Masyayekh Aden yg merupakan panutan Luqman ba Abduh, cs.

Rincian hal itu di sisi mereka :
1)  Kalau yang menggunakan kata atau istilah “CAMPUR TANGAN” adalah ulama ahlus Sunnah Yaman (seperti, Syekh Abdurrohman bin Mar’i) yg merupakan orang2 yg dibenci oleh Al Hudzaify tanpa hujjah, maka org menggunakan istilah itu adalah yg hina, dan bahwa ucapan itu adalah ucapan yg penuh dosa yg diadopsi dr Rusia atheis, dan Iran Rofidhoh!!

2)  Tapi kalau yg menggunakan istilah itu adalah salah seorang dr kumpulan MASYAYEKH ADEN[1], maka ungkapan dan istilah “CAMPUR TANGAN” nggak ada masalah, sdh benar, dan tdk perlu dikoreksi, bahkan itu merupakan pengakuan trhadap jasa2 dr negara2 koalisi arab.

Bergembiralah wahai Burekiyun = Luqmaniyun dg ocehan Al Hudzaify yang amat kontradiktif ini, sbg bukti akan talawwun-nya panutan kalian, yg trkadang melarang istilah ‘CAMPUR TANGAN”, lalu dlm waktu yg sama justru ia menggunakan istilah itu sendiri.

Jika Hani Iben Burek telah berjalan atas jalan IKhwanul Muslimin, dan bermain2 dlm dakwah, maka kali ini dan edisi2 berikutnya akan kami buktikan kpd kalian ttg talawwun-nya panutan kalian (Al Hudzaify), insya Allah ta’ala.






[1] Perkumpulan Al Hudzaify dr kalangan penuntut ilmu, lalu menggelari diri dg “MASYAYEK ADEN”, trmasuk pula di dalamnya Hani Iben Burek Al Hizbi Sang Penyusup.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda