Rabu, 21 Maret 2018

Siapakah Ash-Sho'afiqoh?




Siapakah Ash-Sho'afiqoh?

Belakangan ini, orang ribut tentang Abdulloh Sholfiq yg disifati dengan "sho'afiqoh" oleh Syekh Muhammad bin Hadi Al Madkholy -hafizohulloh-, shingga viral istilah "Sho'afiqoh". Namun banyak diantara kita nggak tahu maknanya, dan hanya ikut2an menyebutkannya.

Lantas siapakah dan apakah “sho'afiqoh” itu?

Istilah “sho'afiqoh” telah ada sejak zaman salaf dan mereka gunakan untuk kaum yang tercela.

Asy Sya’bi –rohimahulloh- brkata :



مَا جَاءَكَ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخُذْهُ، وَدَعْ مَا يَقُولُ هَؤُلاءِ الصَّعَافِقَةُ

“Apapun yg datang kepadamu dr para sahabat Muhammad –shollallohu alaihi wa sallam-, maka pegangilah, dan tinggalkn apa sj yg diucapkan oleh para sho’afiqoh.” (Atsar ini diriwayatkn oleh Al Baghowy dlm Syarhus Sunnah (1/318) )

Al-Baghowy –rohimahulloh- brkomentar usai membawakan atsar di atas :
قِيلَ: الصَّعَافِقَةُ: الَّذِينَ يَدْخُلُونَ السُّوقَ بِلا رَأْسِ مَالٍ،
وَقِيلَ: هُمْ رُذَالَةُ النَّاسِ، أَرَادَ الَّذِينَ لَا عِلْمَ لَهُمْ، فَهُمْ بِمَنْزِلَةِ التُّجَّارِ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ رَأْسُ مَالٍ.
(( شرح السنة للبغوي (1/ 318) ))

“Dikatakan (oleh sebagian ulama) : “Ash-Sho’afiqoh adalah orang2 yg masuk ke pasar, tanpa modal pokok”
Dikatakan (oleh ulama yg lain) : “Mereka (sho’afiqoh) adalah org2 yg hina.”
Asy Sya’bi menginginkan (dengan kata “sho’afiqoh”) adalah org2 yg tdk memiliki ilmu. Mereka sekedudukan dg para pedagang yang tidak memiliki modal pokok.” (Syarhus Sunnah, jld. 1, hlm. 318)

Dari sini tampak bagi kita bahwa kata “sho’afiqoh” adalah kaum yang bodoh dan tidak memiliki ilmu, tapi ia masuk dlm urusan ilmu. Ia berbicara dlm perkara yg tidak ada ilmu baginya ttg hal itu, shingga menjadi hina karenanya.

Lantas kenapa Syekh Muhammad bin Hadi menyifati Abdulloh Sholfiq dg “sho’afiqoh”?!

Syekh Muhammad menyifatinya demikian, karena ia telah masuk dlm perkara yg membuatnya hina. Dimana Abdulloh Sholfiq membela Hani Iben Burek yg telah mengumumkan pemberontakan trhadap pmerintah resmi Yaman.

Sdh barang tentu smua ahlus Sunnah sdh paham bhw pemberontakan adalah pelanggaran manhajiyah yg amat berat, yg menjadi ciri Khowarij.

Namun satu hal yg membuat Syekh Iben –hafizohulloh- Hadi bingung dan berang saat beliau melihat Abdulloh Sholfiq berusaha membela Hani dg segala macam caranya.

Sebagai bentuk penjagaan bagi manhajus salaf dan nasihat bagi salafiyyin (khususnya Iben Sholfiq), maka Syekh Muhammad memberikan tahdzir (peringatan) agar jgn mengikuti sikap salah Iben Sholfiq!

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda